• Trade You Want

    Trade are simplest and easiest and fun

  • Education

    Sebelum memulai trading dengan baik, maka Anda dapat memperoleh seluruh materi edukasi dari mulai A - Z disini

  • Partnership

    Kami mengundang anda untuk menjalin kemitraan dengan kami, Segera bergabung dengan komunitas kami dengan menjadi mitra referral kilasinvestasi dan dapatkan berbagai keuntungan menarik dari kami

Kilas Investasi hadir untuk memberikan jasa Informasi Keuangan dan Investasi berkelas, Bagi Anda yang belum mengenal tentang forex trading, kami sediakan materi lengkap edukasi mengenai forex trading secara mendalam untuk memaksimalkan setiap peluang pasar yang Anda temui. Kilasinvestasi.com menyediakan konten edukasi terbaik dari tingkat dasar hingga mahir untuk Anda yang selalu ingin berkembang

Rabu, 26 Agustus 2020

Harga minyak mentah naik ke level tertinggi lima bulan pada hari Selasa (25/8/2020) karena produsen AS menutup sebagian besar produksi lepas pantai di Teluk Meksiko menjelang Badai Laura bahkan ketika meningkatnya kasus virus korona di Asia dan Eropa membatasi kenaikan.

Harga minyak berpotensi bergerak naik menguji level resisten 43.65, kenaikan lebih lanjut dari level resisten tersebut berpeluang menopang kenaikan harga minyak menguji level resisten berikutnya di 43.80 dan 44.00.

Namun bila bergerak turun, harga minyak berpeluang menguji level support 43.00. Penurunan lebih dalam dari level support ini, berpeluang menekan harga minyak menguji level support selanjutnya 42.85 dan 42.60.

Resisten : 43.65, 43.80, 44.00
Support  : 43.00, 42.85, 42.60

Pergerakan harga emas berpotensi terkoreksi dalam jangka pendek di tengah sentimen membaiknya hubungan antara AS dengan Tiongkok serta progres dalam penanganan virus korona setelah Presiden AS Donald Trump mengizinkan FDA untuk menggunakan plasma darah pasien yang sembuh untuk pengobatan. 

Sementara itu untuk pergerakan mata uang, dolar AS berpotensi melemah jangka pendek dibalik sikap wait and see pasar menjelang pidato ketua Fed Jerome Powell yang dijadwalkan hari Kamis untuk mencari petunjuk tentang kerangka kerja kebijakan bank sentral AS di masa mendatang. 

Potensi Pergerakan 


EMAS 

Setelah berakhir turun $0,71 di level $1928,13 pada hari Selasa, harga emas berpotensi bergerak turun lebih lanjut untuk menguji support di $1920 - $1904 di tengah sentimen membaiknya hubungan antara AS-Tiongkok serta progres penanganan virus korona. Namun, penurunan berpeluang terbatas dan dapat berbalik naik jika dominannya sentimen pelemahan dolar AS di tengah sikap wait and see pasar menjelang pidato Fed Powell besok serta jika data Durable Goods Orders AS yang dirilis pukul 19:30 WIB hasilnya lebih buruk dari estimasi untuk menguji level resisten di $1936 - $1950.


MINYAK 

Harga minyak berpotensi untuk lanjutkan kenaikannya setelah semalam berakhir naik $0.98 di level $43.37 untuk menguji level resisten di $43.80 - $44.50 karena sentimen turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan American Petroleum Institute (API) dan terganggunya produksi minyak di Teluk Meksiko karena badai Laura. Harga minyak berpeluang terkoreksi untuk menguji level support di $43.00 - $42.30 jika data cadangan minyak mentah AS yang dilaporkan oleh Energy Information Administration (EIA) pukul 21:30 WIB hasilnya pesimis. 


EURUSD 

Pasca berakhir naik 47 pips di level 1.1835 pada hari Selasa, EURUSD berpeluang untuk melanjutkan kenaikannya dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 1.1870 - 1.1950 di tengah sentimen pelemahan dolar AS dan pulihnya permintaan aset berisiko. Jika bergerak turun, level support terlihat di 1.1800 - 1.1720.


GBPUSD 

GBPUSD berpeluang menguat lebih lanjut untuk membidik resisten di 1.3190 - 1.3250 setelah kemarin berakhir naik 88 pips di level 1.3152 di tengah sentimen pelemahan dolar AS. Namun, jika  pasar kembali cemaskan outlook no-deal Brexit, GBPUSD berpeluang untuk bergerak turun, menguji support di 1.3120 - 1.3060. 


USDJPY 

Outlook pulihnya permintaan aset berisiko dibalik membaiknya hubungan AS-Tiongkok berpeluang mempertahankan kenaikan USDJPY setelah kemarin berakhir menguat 41 pips di level 106.39 untuk menguji level resisten di 106.70 - 107.20. Namun, jika dominannya sentimen pelemahan dolar AS, USDJPY berpeluang untuk bergerak turun, mengincar support di 106.00 - 105.50.


AUDUSD 

Pasca berakhir naik 33 pips kemarin di level 0.7195, AUDUSD berpeluang menjaga tren kenaikannya dibalik optimisnya data construction work done Australia serta membaiknya hubungan AS-Tiongkok untuk menguji level resisten di 0.7240 - 0.7290. Jika bergerak turun, level support terlihat di 0.7170 - 0.7120.


Nikkei 

Indeks Nikkei berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 23400 - 23700 setelah berakhir naik 170 poin di level 23305 pada hari Selasa di tengah outlook permintaan aset berisiko, melemahnya yen dan tingginya harga minyak. Namun, jika pasar melakukan aksi profit taking, indeks berpeluang turun untuk menguji level support di 23100 - 22800.


Hang Seng 

Indeks Hang Seng berpeluang mempertahankan penguatannya untuk menargetkan resisten di 25700 - 26000 di tengah katalis positif membaiknya hubungan antara AS dengan Tiongkok. Jika bergerak turun, level support terlihat di 25260 - 25000.

 

Selasa, 25 Agustus 2020

Para negosiator perdagangan AS dan Tiongkok mengadakan pembicaraan lewat telepon pada Selasa pagi waktu Beijing tentang penerapan perjanjian fase pertama di antara kedua negara. 

Komunikasi ini datang setelah peninjauan selama enam bulan dari kesepakatan yang seharusnya terjadi di tanggal 15  Agustus lalu yang ditunda untuk tanggal yang belum ditentukan, dan Presiden AS Donald Trump kemudian mengklaim bahwa dia menunda pembicaraan tersebut. Wakil Perdana Menteri Tiongkok Liu He, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin berpartisipasi dalam diskusi hari ini, menurut pernyataan dari kedua pemerintah. 

Berdasarkan dari pernyataan online Kantor Perwakilan Dagang AS, para kedua belah pihak membahas langkah-langkah yang telah diambil Tiongkok dalam melakukan perubahan struktural yang tercantum  dalam perjanjian untuk memastikan perlindungan yang lebih besar untuk hak kekayaan intelektual, menghilangkan hambatan bagi perusahaan Amerika di bidang layanan keuangan dan pertanian, dan menghilangkan transfer teknologi paksa.

Kantor tersebut juga mengatakan bahwa pihak-pihak tersebut juga membahas kenaikan signifikan dalam pembelian produk AS oleh Tiongkok serta beberapa tindakan di masa depan yang perlu diimplementasikan di dalam kesepakatan. 

Sementara itu dari pihak Beijng tidak memasukan rincian spesifik seperti itu. 

Berdasarkan pernyataan dari Kementrian Perdagangan yang dirilis oleh media pemerintah mengatakan bahwa kedua belah pihak melakukan dialog yang konstruktif mengenai isu-isu seperti memperkuat koordinasi bilateral kebijakan ekonomi makro dan implementasi kesepakatan dagang dan ekonomi fase pertama antara AS-Tiongkok. 

Mereka juga mengatakan bahwa kedua belah pihak telah sepakat untuk menciptakan kondisi dan suasana baik untuk terus mendorong implementasi kesepakatan perdagangan tersebut.

 

Dolar AS berpeluang menjaga tren penguatannya dalam jangka pendek dibalik sentimen penurunan kasus virus korona seperti yang dilaporkan oleh John Hopkins University serta pemberian otorisasi dari pemerintah Trump kepada  The Food and Drug Administration (FDA) untuk menggunakan plasma darah pasien yang sembuh untuk penanganan pasien virus korona. 

Sementara itu untuk sektor komoditas. Harga emas berpeluang melemah dibalik sentimen penguatan dolar AS dan indeks saham. Dan untuk harga minyak berpeluang bergerak naik dibalik sentimen cara penanganan virus korona di AS, terganggunya produksi minyak AS di Teluk Meksiko serta janji OPEC+ yang akan mempertahankan level pengurangan produksi sebesar 7.7 juta barel per hari.


Potensi Pergerakan 

Emas 

Pasca berakhir turun $11,53 di level $1928.84 pada hari Senin, harga emas berpeluang masih dalam tren pelemahan dalam jangka pendek untuk menguji level support di $1920 - $1906 dibalik sentimen menguatnya dolar AS dan indeks saham karena perkembangan penanganan virus korona di AS. Namun, jika data ekonomi AS seperti CB Consumer Confidence dan New Home Sales yang dirilis pukul 21:00 WIB hasilnya pesimis berpeluang membatasi penurunan dan bahkan bisa membuat harga emas bergerak menguat untuk menguji level resisten di $1936 - $1950.


Minyak 

Harga minyak berpeluang mempertahankan penguatannya dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $42.90 - $43.50 setelah kemarin berakhir naik $0.14 di level $42.39 dibalik sentimen perkembangan positif penanganan virus korona di AS, terganggunya produksi minyak di Teluk Meksiko dan OPEC+ yang berjanji akan meningkatkan tingkat kepatuhan pengurangan produksi sebesar 7.7 juta barel per hari. Namun, jika dominannya sentimen penguatan dolar AS, harga minyak berpotensi bergerak turun untuk menguji level support di $42.00 - $41.40.


EURUSD 

EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.1750 - 1.1700 setelah kemarin berakhir melemah 9 pips di level 1.1788 di  tengah sentimen penguatan dolar AS dan kekhawatiran akan peningkatan kasus korona di Jerman. EURUSD berpeluang bergerak menguat jika data ekonomi Jerman seperti Final GDP pukul 13:00 WIB dan Ifo Business Climate pukul 15:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi untuk menguji level resisten di 1.1840 - 1.1890. 


GBPUSD  

GBPUSD berpotensi masih dalam tekanan turun dalam jangka pendek untuk membidik support di 1.3030 - 1.2950 pasca kemarin ditutup turun 25 pips di level 1.3064 dibalik masih adanya kekhawatiran akan outlook no-deal Brexit serta kecemasan akan penyebaran virus korona di Inggris setelah pemerintah kembali me-lockdown wilayah Birmingham setelah adanya laporan berkumpulnya orang-orang berskala besar secara ilegal. GBPUSD berpeluang untuk bergerak naik, membidik resisten di 1.3110 - 1.3200 jika data CBI Realized Sales Inggris yang dirilis pukul 17:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi. 


USDJPY 

Setelah berakhir naik 17 pips di level 105.98 kemarin, USDJPY berpeluang mempertahankan kenaikannya dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 106.30 - 106.70 di tengah sentimen penguatan dolar AS dan pulihnya permintaan aset berisiko. USDJPY berpeluang untuk bergerak turun, menguji support di 105.60 - 105.20 jika data BOJ Core CPI yang dirilis pukul 12:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi. 


AUDUSD 

AUDUSD berpeluang bergerak  turun jangka pendek setelah hanya berakhir naik 1 pips di level 0.7162 kemarin untuk menguji level support di 0.7130 - 0.7080 di tengah outlook menguatnya dolar AS dan lesunya pergerakan komoditas. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.7200 - 0.7250.


Nikkei 

Setelah ditutup naik 250 poin di level 23135 pada hari Senin, selanjutnya indeks Nikkei terlihat berpeluang mempertahankan kenaikannya jangka pendek untuk menguji level resisten di 23400 - 23700 dibalik outlook pelemahan mata uang yen dan pulihnya permintaan aset berisiko. Indeks Nikkei berpotensi untuk bergerak turun, menguji support di 23100 - 22800 jika data BOJ Core CPI yang dirilis pukul 12:00 WIB hasilnya pesimis. 


Hang Seng 

Indeks Hang Seng berpeluang mempertahankan kenaikannya dalam jangka pendek untuk mengincar resisten di 25600 - 26000 setelah kemarin berakhir naik 266 poin di level 25401 dibalik sentimen pulihnya permintaan aset berisiko. Jika bergerak turun, level support terlihat di 25200 - 24800.

 

Senin, 24 Agustus 2020

Pergerakan dolar AS berpeluang untuk menguat dalam jangka pendek dibalik sentimen optimisnya sejumlah data ekonomi AS di akhir perdagangan pekan lalu serta sedang tertekannya mata uang utama seperti euro dibalik kekhawatiran akan perlambatan ekonomi di kawasan zona euro dan poundsterling karena tidak adanya kemajuan dalam negosiasi Brexit. 

Dari sisi komoditas. harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena outlook menguatnya dolar AS dan perkembangan vaksin virus korona. Sementara itu untuk harga minyak berpotensi bergerak turun jangka pendek dibalik sentimen meningkatnya aktivitas rig AS dan kekhawatiran perlambatan permintaan, meskipun mungkin akan terbatas setelah ada laporan yang mengatakan terjadi badai di teluk Meksiko yang menutup setengah produksi di kawasan tersebut. 


Potensi Pergerakan 

Emas 

Setelah berakhir turun $6.02 di level $1940.37 pada hari Jumat lalu, harga emas berpeluang masih dalam tekanan turun dalam jangka pendek untuk menguji support di $1928 - $1920 di tengah outlook menguatnya dolar AS dan rencana pemerintahan Trump yang ingin mempercepat pembuatan vaksin virus korona. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di $1945 - $1953.


Minyak 

Harga minyak berpotensi turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di $42.00 - $41.30 setelah hari Jumat lalu ditutup turun $0.51 di level $42.25 di tengah sentimen meningkatnya aktivitas rig AS dalam laporan Baker Hughes di akhir pekan lalu serta kekhawatiran akan melambatnya permintaan. Namun, jika pasar mempertimbangkan terjadinya badai di Teluk Meksiko yang membuat terhentinya setengah kapasitas produksi minyak disana berpeluang memicu kenaikan harga minyak untuk menguji level resisten di $43.30 - $44.00

EURUSD 

Pasca ditutup turun 64 pips di level 1.1797 di hari Jumat lalu, EURUSD berpotensi masih dalam tekanan turun dibalik sentimen menguatnya dolar AS dan kekhawatiran akan lonjakan kasus virus korona di Jerman, untuk menguji level support di 1.1760 - 1.1700. Namun, jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.1850 - 1.1910. 

GBPUSD 

Penurunan GBPUSD berpeluang berlanjut dalam jangka pendek setelah Jumat lalu ditutup melemah 125 pips di level 1.3089 untuk menguji level support di 1.3060 - 1.3000 di tengah sentimen menguatnya dolar AS dan outlook no-deal Brexit setelah negosiasi yang berlangsung sepanjang pekan lalu tidak menghasilkan kemajuan. Jika begrerak naik, level resisten terlihat di 1.3140 - 1.3200. 

USDJPY 

Setelah berakhir naik 1 pips di level 105.81 di hari Jumat lalu,  USDJPY berpeluang menguat lebih lanjut untuk menguji level resisten di 106.20 - 106.60. Namun, USDJPY berpeluang untuk turun, menguji support di 105.50 - 105.10 jika pasar dapatkan kabar kurang baik mengenai kesehatan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang dilaporkan akan mengunjungi Rumah Sakit Tokyo pagi ini. 

AUDUSD

AUDUSD berpeluang turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.7130 - 0.7080 setelah hari Jumat lalu ditutup melemah 32 pips di level 0.7161 di tengah sentimen menguatnya dolar AS dan penurunan harga komoditas. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.7200 - 0.7250.

Nikkei

Indeks Nikkei berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 23200 - 23500 setelah berakhir naik 60 poin di hari Jumat di tengah outlook melemahnya mata uang yen. Namun, jika pasar dapatkan kabar kurang baik mengenai kesehatan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe yang dilaporkan akan mengunjungi rumah sakit pada hari ini berpotensi menjadi beban untuk pergerakan indeks NIkkei untuk turun menguji support di 22650 - 22400.

Hang Seng 

Setelah ditutup menguat tajam sebesar 592 poin di level 25135 di hari Jumat lalu, indeks Hang Seng rawan terkoreksi jika pasar melakukan aksi profit taking serta kekhawatiran terhadap merenggangnya hubungan AS-Tiongkok untuk menguji level support di 24800 - 24300. Namun jika bergerak naik, level resisten berada di 25500 - 26000.

 

Jumat, 21 Agustus 2020

Dolar AS nampak berlanjut melemah di awal sesi jumat (21/8), melanjutkan pelemahan yang terpicu laporan klaim pengangguran mingguan AS yang meningkat semalam.

Laporan klaim pengangguran AS semalam menunjukkan meningkatnya masyarakat AS yang mengajukan tunjangan pengangguran, sebesar 1.106.000 klaim. Jumlah pengangguran yang meningkat menjadi lebih dari 1 juta kepala dalam 1 minggu telah kembali memicu kekhawatiran bahwa pemiulihan ekonomi di AS, setelah kabar turunnya jumlah pasien Korona di AS, masih jauh dari harapan. Kebuntuan pembahasan RUU stimulus bantuan wabah Korona pemerintah AS yang masih diperdebatkan kongres juga menjadi beban bagi harapan pemulihan ekonomi.

Laporan Manufaktur PMI dari Zona Euro, Inggris, dan AS hari ini menjadi peluang bagi pergerakan harga pasangan mata uang utama, termasuk harga emas dan komoditas minyak mentah.


Potensi Pergerakan:
 
EMAS
Harga emas naik $16.49 di akhir sesi Kamis. Harga emas berpotensi naik menguji resisten $1966 - $1975 bila pelemahan dolar AS berlanjut. Level support pada kisaran $1924 - $1937.

MINYAK
Harga minyak turun $0.20 di akhir sesi Kamis. Harga minyak berpotensi naik menguji resisten $43.20 - $43.50 bila harapan tingkat permintaan di Asia meningkat dan kabar Rusia memangkas produksi sesuai kesepakatan OPEC+.

EURUSD
EURUSD naik 23 pips menutup perdagangan hari Kamis. EURUSD berpotensi naik menguji resisten 1.1900 - 1.1935 bila pelemahan dolar AS berlanjut. Level support pada kisaran 1.1800 - 1.1830.

GBPUSD
GBPUSD naik 119 pips di akhir sesi Kamis. Bila pelemahan dolar AS berlanjut, GBPUSD berpotensi naik menguji resisten 1.3265 - 1.3300. Level support pada kisaran 1.3150 - 1.3180.

USDJPY
USDJPY turun 34 pips di sesi Kamis. USDJPY berpotensi turun menguji support 105.00 - 105.40 bila pelemahan dolar AS berlanjut. Level resisten pada kisaran 106.15 - 106.45.

AUDUSD
AUDUSD hanya menguat 10 pips di akhir sesi Kamis. AUDUSD berpotensi naik menguji resisten 0.7235 - 0.7275 bila dolar AS lanjutkan pelemahan. Level support pada kisaran 0.7130 - 0.7160.

Nikkei
Indeks Nikkei turun 260 poin di sesi Kamis. Indeks Nikkei berpeluang turun menguji support 22500 -22700 bila kekhawatiran buruknya kondisi ekonomi global masih membebani pasar. Level resisten pada kisaran 23130  - 23300.

Hang Seng
Indeks Hang Seng ditutup turun 571 poin di sesi Kamis. Indeks Hang Seng berpotensi turun menguji support 24570 - 24770 bila kekhawatiran buruknya kondisi ekonomi global berlanjut. Level resisten pada kisaran 25200 - 25390.