Wall Street tergelincir pada hari Kamis, menyeret S&P 500 kembali di bawah level 2.000, seiring kekhawatiran tentang Ukraina mengimbangi data pertumbuhan dan pasar tenaga kerja AS yang optismis.
Pertumbuhan ekonomi AS yang lebih baik dari perkiraan juga mendorong penguatan Dollar AS, di saat bersamaan
Euro kembali berada di bawah tekanan menyusul eskalasi ketegangan Ukraina-Rusia.
Emas terapresiasi untuk hari ke-3 berturut-turut ditopang oleh ketegangan geopolitik dan pelemahan saham, naik untuk sesi ketiga sebagai ketegangan meningkat gepolitical dan pasar ekuitas jatuh, meskipun data AS yang solid dan prospek kenaikan suku bunga masih membatasi penguatan.
Revisi naik GDP AS kuartal ke-2 juga direspon positif oleh pasar minyak, kendati melimpahnya persediaan minyak global dan musibah kebakaran kilang di AS cukup membayangi sentimen.



0 komentar:
Posting Komentar